Rakyatinside.com – Google resmi meluncurkan Gemini 2.5 Deep Think, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diklaim sebagai AI penalaran paling canggih yang pernah mereka kembangkan.
Diluncurkan pada Jumat (1/8/2025), model ini tersedia secara eksklusif untuk pelanggan paket AI Ultra Google dengan biaya langganan sekitar Rp 4,1 juta per bulan.
Gemini 2.5 Deep Think menggunakan metode penalaran paralel (parallel thinking), yang memungkinkan AI memproses berbagai ide secara bersamaan untuk menghasilkan jawaban yang lebih akurat.
“Deep Think dapat membantu menyelesaikan masalah yang membutuhkan kreativitas, perencanaan strategis, dan perbaikan langkah demi langkah,” tulis Google dalam blog resmi, sebagaimana dirangkum dari TechCrunch, Sabtu (2/8/2025).
Model ini juga memiliki kemampuan multimodal, yakni mampu memproses data berupa teks, gambar, dan suara dalam satu waktu.
Kemampuan ini diperkuat melalui pengujian pada tolok ukur seperti Humanity’s Last Exam dan LiveCodeBench, di mana Gemini 2.5 Deep Think menunjukkan performa unggul dalam penalaran dan pengembangan kode dibandingkan model sebelumnya.
Google pertama kali memperkenalkan Deep Think pada ajang Google I/O 2025 pada Mei lalu.
Setelah menerima masukan dari penguji awal, model ini kini dirilis untuk pelanggan premium melalui aplikasi Gemini.
“Kami melihat antusiasme besar dari pengembang, dan Deep Think kini tersedia untuk mendukung solusi kreatif,” kata Senior Director Product Management Gemini, Tulsee Doshi, dalam blog resmi Google.
Sebagai bagian dari keluarga Gemini 2.5, model ini melengkapi varian lain seperti Gemini 2.5 Pro dan Gemini 2.5 Flash, yang masing-masing unggul dalam coding dan efisiensi daya.
Namun, Deep Think menonjol dengan pendekatan multi-agen, di mana beberapa “agen” AI bekerja secara paralel untuk mengevaluasi solusi sebelum memberikan jawaban terbaik.
Meski membutuhkan sumber daya komputasi lebih besar, pendekatan ini menghasilkan akurasi yang lebih tinggi.
Meskipun Gemini 2.5 Deep Think saat ini hanya tersedia untuk pelanggan berbayar, Google telah membuat varian lain seperti Gemini 2.5 Pro versi eksperimental dapat diakses gratis melalui platform AI Studio sejak Maret 2025.
Pengguna diimbau untuk berlangganan paket Gemini Advanced atau mengunjungi situs gemini.google.com untuk menjajal fitur-fitur terbaru.
Perkembangan ini menegaskan posisi Google dalam persaingan AI global, bersaing dengan model seperti GPT-4.1 dari OpenAI dan Qwen3-235B dari Alibaba, yang juga mengklaim keunggulan dalam penalaran dan coding.
Dengan fokus pada penalaran kompleks, Gemini 2.5 Deep Think diharapkan menjadi alat bantu bagi pengembang, peneliti, dan profesional yang membutuhkan solusi AI canggih.
(dav/sit)


