Rakyatinside.com – Rencana pertarungan MMA antara dua raksasa teknologi, Elon Musk dan Mark Zuckerberg, sempat menyita perhatian publik global, termasuk di Indonesia. Wacana duel yang terdengar seperti skenario film ini ternyata sempat mencapai tahap negosiasi serius untuk dilaksanakan di lokasi bersejarah, yakni Koloseum di Roma, Italia.
Negosiasi di Balik Layar oleh Dana White
CEO UFC, Dana White, mengungkapkan bahwa ia menghabiskan waktu hingga dua minggu di kediamannya untuk mencoba mewujudkan pertarungan tersebut. Dalam penjelasannya, White menyebut bahwa Musk dan Zuckerberg secara spesifik menginginkan Koloseum sebagai arena duel mereka. Pihak pengelola situs bersejarah di Italia tersebut sempat mematok angka fantastis, yakni sekitar USD 150 juta atau setara triliunan rupiah untuk izin penggunaan lokasi.
Dana yang terkumpul dari acara tersebut rencananya akan dialokasikan untuk pemugaran berbagai situs ikonik di Italia. Menurut White, pihak pengelola Koloseum bahkan menilai bahwa pertarungan antara dua figur publik ini adalah momen langka yang mampu menyediakan pendanaan besar bagi pelestarian sejarah.
Kronologi dan Akhir dari Rumor Duel
Ketertarikan untuk bertarung pertama kali mencuat pada tahun 2023. Mark Zuckerberg, yang diketahui memiliki latar belakang latihan bela diri, menyatakan kesediaannya untuk menghadapi Musk di dalam ring. Namun, setelah berbulan-bulan menjadi konsumsi publik dan media, pembicaraan mengenai duel ini perlahan meredup.
Zuckerberg kemudian memberikan pernyataan tegas bahwa ia memilih untuk melangkah maju (move on). Menurut bos Meta tersebut, alasan utama kegagalan rencana ini adalah kurangnya komitmen serius dari pihak Elon Musk. Ketidakpastian jadwal dan komitmen Musk membuat Zuckerberg merasa bahwa pertarungan tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan.
Implikasi bagi Publik
Bagi para penggemar teknologi dan olahraga di Indonesia, peristiwa ini menjadi catatan menarik mengenai bagaimana pengaruh figur publik dapat menciptakan fenomena global. Meskipun pertarungan fisik tidak terjadi, dinamika di antara keduanya tetap menjadi topik yang sering dibahas dalam dunia bisnis dan teknologi. Dana White pun menegaskan bahwa skenario duel di tempat ikonik seperti Koloseum sangat sulit terwujud jika bukan melibatkan sosok dengan profil setinggi Musk dan Zuckerberg, namun pada akhirnya, kendala logistik dan komitmen pribadi menjadi penghalang utama.





