Rakyatinside.com – Kepindahan penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, ke klub kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie), Fortuna Sittard, akhirnya resmi rampung dan diumumkan ke publik. Kendati transfer ini menjadi kabar yang sangat dinantikan bagi perjalanan karier sang pemain, keputusan klub untuk mendatangkannya justru memicu gelombang reaksi miring dari warga Belanda. Banyak pencinta sepak bola di negeri kincir angin tersebut yang meragukan kualitas pemain berusia 26 tahun itu karena dinilai memiliki catatan penampilan yang kurang meyakinkan selama bermain di level klub sebelumnya.
Kronologi Penundaan Proses Transfer Ole Romeny
Proses perpindahan Ole Romeny menuju Fortuna Sittard tidak berjalan dengan mulus sejak awal. Sebelum kesepakatan resmi diumumkan, transfer striker andalan Timnas Indonesia ini sempat mengalami penundaan yang cukup menyita waktu. Hambatan utama yang memperlambat kepindahan ini terletak pada kendala administratif, khususnya mengenai pengurusan izin kerja yang harus diselesaikan oleh pihak klub sebelum dokumen kontrak dapat disahkan secara hukum oleh otoritas liga.
Pihak manajemen Fortuna Sittard sendiri secara terbuka mengonfirmasi bahwa kendala birokrasi ini menjadi faktor utama di balik lambatnya proses perekrutan. Walaupun demikian, klub yang berkompetisi di Eredivisie tersebut menegaskan bahwa ketertarikan mereka terhadap Romeny tidak pernah berkurang sedikit pun. Mereka tetap menunjukkan komitmen kuat untuk memulangkan penyerang berusia 26 tahun tersebut agar bisa kembali merumput di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Belanda.
Alasan di Balik Keputusan Fortuna Sittard
Direktur Teknik Fortuna Sittard, Joris Mathijsen, memberikan penjelasan yang cukup mendalam mengenai alasan kuat di balik keputusan klub mendatangkan Ole Romeny. Mathijsen mengungkapkan bahwa Romeny bukanlah nama baru dalam radar transfer mereka. Pihak klub dikabarkan sudah lama memasukkan nama sang penyerang ke dalam daftar incaran utama mereka.
Lebih lanjut, Joris Mathijsen mengaku telah mengenal dengan sangat baik bagaimana kualitas serta karakter permainan Ole Romeny karena keduanya pernah bekerja sama pada periode karier sebelumnya. Di mata Mathijsen, perkembangan Romeny dalam beberapa musim terakhir menunjukkan tren yang sangat positif dan pesat.
Ada beberapa poin krusial yang dipaparkan oleh Joris Mathijsen terkait keunggulan Ole Romeny:
- Pengalaman yang Matang: Pengalaman bermain yang didapatkan Romeny baik di level klub domestik maupun saat membela Timnas Indonesia dinilai telah membuatnya tumbuh menjadi pemain yang jauh lebih matang secara mental dan taktik.
- Perkembangan Pesat: Sejak kerja sama terakhir mereka, Mathijsen melihat Romeny telah berkembang lebih jauh dan mengumpulkan banyak jam terbang berharga di tingkat nasional maupun internasional.
- Nilai Tambah Timnas Indonesia: Statusnya yang kini aktif sebagai pemain internasional Indonesia dipandang sebagai nilai tambah yang sangat besar bagi Fortuna Sittard dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan ketat di kasta tertinggi Liga Belanda musim 2026/2027.
“Kami telah mengupayakan kedatangan Ole cukup lama, tetapi proses pengurusan izin kerjanya membuat transfer ini membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan,” tutur Joris Mathijsen sebagaimana dikutip dari laman resmi Fortuna Sittard.
Ambisi Besar Ole Romeny Bersama Klub Baru
Di pihak pemain, Ole Romeny mengaku sangat senang dan tidak membutuhkan waktu lama untuk memikirkan tawaran yang disodorkan oleh Fortuna Sittard. Ia mengungkapkan bahwa faktor kepercayaan yang diberikan oleh jajaran manajemen klub menjadi alasan paling mendasar mengapa ia mantap memilih untuk melanjutkan karier sepak bolanya di Belanda.
Romeny menjelaskan bahwa sejak komunikasi pertama dijalin, ia langsung merasakan getaran positif dan kecocokan dengan visi bermain yang ditawarkan oleh Fortuna Sittard. Mantan penyerang NEC Nijmegen ini kini mengaku sudah sangat tidak sabar untuk segera memulai petualangan barunya di lapangan hijau.
“Sejak saat pertama, rasanya tepat. Kepercayaan yang diberikan klub kepada saya langsung memberi saya perasaan positif dan memainkan peran penting dalam keputusan saya,” ungkap Ole Romeny.
Untuk mengarungi kompetisi musim pertamanya bersama Fortuna Sittard, Romeny telah menetapkan target pribadi yang cukup tinggi. Sebagai seorang ujung tombak, ia bertekad untuk menjadi pemain penentu yang dapat mengubah jalannya pertandingan. Ia berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya demi mencetak gol sebanyak mungkin dan membawa klub meraih kesuksesan besar.
Reaksi Dingin dan Kritik dari Warga Belanda
Berbanding terbalik dengan optimisme yang diusung oleh klub dan sang pemain, kepindahan Ole Romeny ke Fortuna Sittard justru memicu respons negatif dari warga Belanda. Publik sepak bola di sana merasa heran dan bingung dengan keputusan transfer ini. Hal tersebut tidak lepas dari catatan penampilan Romeny yang dianggap kurang memuaskan saat memperkuat klub kasta ketiga Liga Inggris, Oxford United, sebelum ia kembali ke Belanda.
Keraguan dan kritik dari netizen Belanda ini ramai disuarakan melalui kolom komentar di situs berita olahraga terkemuka Belanda, Voetbal Primeur. Beberapa komentar miring yang dilontarkan warga Belanda antara lain:
- Akun bernama Younes2020 menuliskan sindiran tajam mengenai produktivitas gol sang pemain: “Dia jarang mencetak gol, tapi tunggu sebentar, di Fortuna dia mencetak semua gol. Itu akan mengejutkan saya.”
- Kritik yang lebih singkat namun menohok datang dari akun L€kk€rsn€l yang menyatakan: “Jadi, benar-benar gagal total.”
- Akun dengan nama pengguna Pulluka menyoroti kebiasaan transfer Fortuna Sittard yang gemar menampung mantan pemain NEC Nijmegen, namun tetap meragukan kualitas Romeny: “Fortuna merekrut banyak mantan pemain NEC. Secara umum, mereka tampil cukup baik, tetapi Romeny gagal di mana-mana. Namun, saya sudah tidak melihatnya lagi, jadi mungkin saya mendapatkan beberapa pengalaman.”
- Sementara itu, akun bernama Het derde wiel secara rinci mempertanyakan posisi asli Romeny di lapangan serta statistiknya yang mandul di Inggris: “Bagaimana mereka bisa sampai pada kesimpulan bahwa dia adalah seorang striker? Bukankah dia selalu bermain sebagai pemain sayap? Ngomong-ngomong, dia belum mencetak gol dalam 18 pertandingan di divisi ketiga sepak bola Inggris. Saya pikir dia pemain yang bagus untuk Fortuna, tetapi jelas bukan sebagai pengganti Sierhuis.”
Harapan Baru untuk Karier dan Tim Nasional
Sebelum memutuskan untuk kembali berkiprah di Eredivisie bersama Fortuna Sittard, Ole Romeny tercatat memiliki riwayat perjalanan karier yang cukup panjang di berbagai klub. Ia tercatat pernah membela sejumlah klub Belanda seperti NEC Nijmegen, Willem II, FC Emmen, hingga FC Utrecht, sebelum akhirnya mencoba peruntungan di Inggris bersama Oxford United.
Kini, kepindahannya ke Fortuna Sittard diharapkan mampu menjadi titik balik penting untuk menyelamatkan karier profesionalnya yang sempat meredup. Dengan bermain reguler di kompetisi seketat Eredivisie, Romeny memiliki kesempatan emas untuk membuktikan bahwa kritik yang dialamatkan kepadanya adalah keliru. Lebih dari itu, performa gemilang di level klub sangat dibutuhkan oleh Romeny demi menjaga konsistensi permainannya agar tetap siap memberikan kontribusi terbaik ketika dipanggil membela Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional penting di masa mendatang.





