Rakyatinside.com – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara resmi membeberkan profil pendaftar Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1. Data ini menarik perhatian publik karena menunjukkan tren baru dalam minat akademis masyarakat Indonesia, khususnya peningkatan signifikan pada bidang Sains dan Teknologi (STEM) serta tingginya partisipasi dari kalangan lulusan baru atau fresh graduate.
Sebelumnya, rangkaian pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 telah resmi ditutup pada Februari lalu. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat, hasil seleksi akhir telah diumumkan kepada publik pada 22 Juni 2026. Dari total 32.794 pendaftar yang bersaing, sebanyak 2.753 orang berhasil dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa (awardee) LPDP.
Skema Baru LPDP STEM dan SHARE
Memasuki periode pendaftaran LPDP 2026 Tahap 2, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, membagikan rincian profil pendaftar tahap pertama. Salah satu sorotan utama adalah penerapan skema baru yang memisahkan bidang keilmuan Sains dan Teknologi dengan Sosial Humaniora. Skema ini dikenal dengan LPDP STEM untuk bidang Saintek dan SHARE untuk bidang Soshum.
Kebijakan baru ini ternyata berdampak positif pada minat pendaftar. LPDP mencatat adanya peningkatan jumlah pendaftar yang memilih bidang STEM dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dwi Larso menjelaskan hal ini dalam acara Pembukaan Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Djuanda I, Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Senin (29/6/2026).
Dari total 2.753 penerima beasiswa yang lolos pada Tahap 1, mayoritas didominasi oleh bidang STEM. Rinciannya adalah sebanyak 2.032 awardee diterima dalam skema LPDP STEM, 360 awardee pada kategori STEM Related, dan 361 awardee pada skema SHARE.
Partisipasi Fresh Graduate dan Kalangan Pendidik
Selain dominasi bidang STEM, profil pendaftar LPDP 2026 Tahap 1 juga diwarnai oleh kehadiran lulusan baru. Sekitar 20 persen dari total pendaftar merupakan kelompok fresh graduate, yaitu mereka yang baru saja menyelesaikan studi dan belum memiliki pengalaman kerja sebelumnya. Sementara itu, sisa pendaftar lainnya didominasi oleh kalangan profesional seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI, dan Polri yang sudah bekerja dan berencana kembali bekerja setelah studi.
Tidak hanya itu, kalangan pendidik atau dosen juga tercatat mendominasi pendaftaran hingga mencapai angka 40 persen. Beberapa di antara mereka ada yang memang sudah lama menjadi dosen, atau memiliki rencana untuk berpindah karier menjadi dosen setelah menyelesaikan masa studi beasiswa ini. Pihak LPDP saat ini tengah melakukan kajian mendalam terkait tren tingginya pendaftar dari kalangan pendidik tersebut.
Terkait dengan rilis profil pendaftar secara menyeluruh, Dwi Larso menambahkan bahwa data lengkap satu tahun penuh baru akan dibagikan setelah seluruh proses seleksi LPDP Tahap 2 selesai dilaksanakan. Hal ini dikarenakan setiap universitas, baik di dalam maupun luar negeri, memiliki kalender akademik dan periode kelulusan yang berbeda-beda.





