Review Kamera Vivo X300 Ultra dengan Spesifikasi Lensa Unik untuk Fotografer

  • Bagikan
Review kamera Vivo X300 Ultra dengan aksesoris shooting grip dan lensa telefoto extender
Review kamera Vivo X300 Ultra dengan aksesoris shooting grip dan lensa telefoto extender

Rakyatinside.com – Vivo mengambil langkah yang berani dan berbeda dengan mengubah konfigurasi sistem kamera serta lensa pada ponsel pintar flagship terbaru mereka, Vivo X300 Ultra. Langkah ini menjadi angin segar bagi industri ponsel pintar, terutama bagi para pencinta fotografi di Indonesia yang menginginkan kualitas gambar setara kamera profesional dalam genggaman sehari-hari.

Biasanya, produsen ponsel pintar menggunakan kamera utama dengan lensa ekuivalen sekitar 23mm sebagai standar. Namun, Vivo X300 Ultra memutuskan untuk mendobrak kebiasaan tersebut dengan menggunakan lensa yang lebih sempit, yaitu lensa klasik 35mm dengan bukaan f/1.9 dan didukung oleh sensor gambar berukuran besar 1/1.2 inci. Keputusan ini menghadirkan pengalaman memotret yang sangat berbeda dari ponsel kebanyakan.

Konfigurasi Kamera dan Lensa Vivo X300 Ultra

Lensa utama 35mm pada Vivo X300 Ultra ini memiliki jangkauan sekitar 1.5 kali lebih sempit dibandingkan dengan kamera utama ponsel lain pada umumnya. Pilihan konfigurasi ini tidak berarti membatasi pengguna yang sudah sangat familiar dengan sudut pandang lebar sekitar 23mm. Untuk mengakomodasi kebutuhan sudut pandang lebar, Vivo menyediakan solusi cerdas berupa lensa ultrawide dengan ekuivalen 14mm yang dirancang secara khusus.

Menariknya, lensa ultrawide 14mm di ponsel ini dibekali dengan sensor gambar yang jauh lebih besar daripada kamera ultrawide ponsel pintar lainnya di pasaran. Menggunakan sensor tipe 1/1.28 inci dan bukaan f/2, perbedaan kualitas detail yang ditangkap oleh lensa ini sangat signifikan jika dibandingkan dengan kamera ultra-lebar pada ponsel flagship kompetitor. Pengguna yang menginginkan sudut pandang 23mm atau 28mm dapat mencapainya dengan mudah melalui fitur digital zoom atau cropping langsung dari lensa ultrawide berkualitas tinggi ini.

Tidak kalah menarik, lensa ketiga pada Vivo X300 Ultra adalah lensa telefoto ekuivalen 85mm. Lensa ini menggunakan sensor gambar berukuran cukup besar, yaitu 1/1.4 inci, dengan bukaan f/2.7. Konfigurasi tiga lensa ini menunjukkan fokus kuat Vivo untuk mendekatkan perangkat mereka kepada para fotografer antusias dan profesional yang sangat menyukai kombinasi lensa ultra-lebar, lensa standar, serta lensa telefoto berkualitas tinggi.

Kualitas Gambar dan Performa Lensa

Salah satu keunggulan utama dari sistem kamera Vivo X300 Ultra adalah konsistensi kualitas antar modul lensa yang sangat terjaga. Ketika pengguna mengambil foto menggunakan lensa 14mm, 35mm, maupun 85mm, kualitas gambar yang dihasilkan tidak menunjukkan perbedaan yang terlalu jauh. Hal ini berbeda dengan kebanyakan ponsel pintar lain di mana perbedaan kualitas antar lensa biasanya sangat mencolok, dengan kamera utama (1x zoom atau 23mm) sebagai yang terbaik, diikuti oleh lensa telefoto, dan lensa ultra-lebar di posisi paling akhir.

Meskipun konfigurasi lensa seperti ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, di era modern saat ini tampaknya lebih banyak mendatangkan keuntungan bagi pengguna. Sebagian besar fotografer masa kini sangat menyukai sudut pandang ultra-lebar untuk menangkap pemandangan yang luas dan megah. Di sisi lain, lensa 35mm merupakan lensa klasik legendaris yang tidak terlalu lebar maupun terlalu sempit.

Baca Juga:  Google Uji Coba Sistem Keamanan reCAPTCHA Baru Pakai Webcam dan Gerakan Tangan

Pada zaman kamera film dahulu kala, sebelum lensa zoom berkualitas tinggi diciptakan, para fotografer umumnya memilih lensa tunggal 35mm sebagai lensa serbaguna. Karakteristik lensa 35mm ini sangat fleksibel; jika objek foto kurang lebar, fotografer cukup melangkah mundur, dan jika ingin lebih dekat, mereka tinggal maju beberapa langkah atau melakukan sedikit cropping pada gambar.

Kinerja Lensa Ultrawide 14mm

Saat diuji langsung, lensa ultrawide 14mm pada Vivo X300 Ultra menghasilkan kualitas foto yang sangat bagus dan kaya akan detail. Ketajaman gambar terlihat sangat optimal, terutama di bagian tengah foto. Meskipun ada sedikit penurunan ketajaman di bagian tepi-tepi foto, hal ini sangat wajar mengingat mendesain lensa ultra-lebar yang tajam sempurna dari ujung ke ujung pada perangkat berukuran ponsel pintar adalah tantangan yang sangat sulit.

Berkat kualitasnya yang berada di atas rata-rata kamera ponsel lain, lensa ultra-lebar ini sangat menyenangkan dan andal saat digunakan untuk memotret pemandangan alam maupun arsitektur kota, baik dalam kondisi siang hari yang terang benderang maupun malam hari yang minim cahaya.

Kinerja Lensa Utama 35mm

Untuk kemampuan lensa utama 35mm, kualitas foto yang dihasilkan tidak perlu diragukan lagi karena modul ini merupakan modul lensa terbaik yang disematkan pada Vivo X300 Ultra. Foto yang dihasilkan tampak sangat tajam, penuh detail, dan sangat serbaguna untuk berbagai genre fotografi, mulai dari dokumentasi harian hingga fotografi jalanan (street photography).

Bahkan ketika pengguna melakukan digital zoom sedikit ke posisi 1.5x atau ekuivalen ~50mm, kualitas gambarnya tidak mengalami banyak penurunan. Hasilnya tetap jauh lebih bagus dibandingkan dengan kamera ponsel lain yang biasanya melakukan crop 2x dari lensa utamanya. Selain itu, jika posisi memotret cukup dekat dengan subjek, pengguna bisa mendapatkan efek bokeh latar belakang yang sangat alami berkat bukaan lensa f/1.9 yang cukup besar.

Kinerja Lensa Telefoto 85mm

Lensa telefoto 85mm pada ponsel ini sangat cocok digunakan untuk fotografi portrait karena memberikan proporsi wajah yang proporsional dan estetik. Jika membutuhkan jangkauan yang lebih dekat, pengguna dapat memperbesar gambar hingga ekuivalen 135mm untuk foto close-up yang menawan.

Lensa ini juga dapat diandalkan untuk menangkap subjek yang berada di jarak yang lebih jauh, seperti ekuivalen 230mm atau lebih. Namun, perlu dicatat bahwa semakin jauh jarak zoom digital yang digunakan, kualitas gambar secara bertahap akan mengalami penurunan detail.

Fitur Kolaborasi Zeiss dan Mode Fotografi Jalanan

Vivo melanjutkan kolaborasi erat mereka dengan produsen optik legendaris, Zeiss. Kolaborasi ini menghadirkan beberapa pilihan profil warna dan tone yang dapat disesuaikan dengan selera pengguna, yaitu profil “Jelas”, “Halus”, dan “Alami”.

  • Profil Jelas: Menghasilkan foto dengan warna-warna yang menonjol dan kontras yang cerah, sangat cocok untuk media sosial.
  • Profil Alami: Menawarkan saturasi warna dan kontras yang sedikit lebih rendah untuk hasil akhir yang lebih teduh.
  • Profil Halus: Menghasilkan warna dan tone yang paling mendekati dengan apa yang dilihat langsung oleh mata manusia di dunia nyata.
Baca Juga:  Piala Dunia 2026: Mengapa Gol Injury Time Iran ke Gawang Mesir Dibatalkan

Selain profil warna, Vivo juga melakukan pembaruan pada mode kamera khusus. Mode humanistik yang sebelumnya tersembunyi pada ponsel-ponsel Vivo generasi terdahulu kini telah diganti namanya menjadi mode “Fotografi Jalanan” atau “Street Photography” agar lebih mudah dikenali pengguna.

Desain menu pada mode ini dirancang menyerupai mode foto biasa, namun dengan perbedaan fungsional yang menarik. Tulisan lensa pada layar ditampilkan dalam satuan milimeter (mm) yang sangat familiar bagi para fotografer profesional. Di mode ini, tersedia juga beberapa simulasi film menarik dengan karakteristik warna yang khas, mulai dari tone hangat kekuningan hingga tone dingin yang mengarah ke kehijauan atau kebiruan.

Hasil foto yang diambil menggunakan mode Fotografi Jalanan ini juga terlihat jauh lebih realistis dan natural dibandingkan dengan mode Foto standar, karena proses pengolahan gambarnya tidak terlalu banyak mengandalkan rekayasa computational photography dan kecerdasan buatan (AI) yang agresif.

Kamera Depan Berkualitas Tinggi

Untuk mendukung kebutuhan swafoto dan panggilan video, Vivo X300 Ultra dilengkapi dengan kamera depan beresolusi tinggi 50MP dengan sudut pandang yang cukup lebar ekuivalen ~24mm. Hasil tangkapan kamera depan ini mampu menampilkan detail wajah dengan sangat jelas dan tajam, memberikan kualitas visual yang sangat mumpuni untuk berbagai kebutuhan digital.

Aksesoris Tambahan untuk Fotografi Ekstrem

Bagi para pengguna di Indonesia yang gemar memotret subjek jarak jauh seperti satwa liar, kegiatan olahraga, maupun konser musik, Vivo menyediakan aksesoris opsional yang sangat menarik berupa telefoto extender eksternal, yaitu lensa Telefoto 4.7x Gen 2 Ultra.

Saat pertama kali dipasang pada modul kamera ponsel, tampilan gambar di layar perangkat akan terlihat terbalik. Namun, pengguna tidak perlu khawatir karena setelah mengaktifkan opsi khusus di menu pengaturan kamera, tampilan gambar akan kembali normal dan siap digunakan untuk memotret.

Mengingat lensa teleconverter eksternal ini memiliki jangkauan yang sangat panjang hingga ekuivalen 400mm, tampilan gambar pada layar ponsel akan terasa sedikit shaky atau bergetar akibat guncangan tangan. Meski demikian, sistem stabilisasi pada generasi terbaru ini sudah jauh lebih stabil dan lebih baik dibandingkan dengan aksesoris generasi sebelumnya dari Vivo.

Secara umum, kualitas gambar yang dihasilkan menggunakan teleconverter ini tergolong bagus dan tajam saat digunakan pada kondisi lingkungan dengan pencahayaan yang terang. Namun, ketika digunakan dalam kondisi gelap atau malam hari, detail gambar akan menurun secara signifikan karena pemasangan lensa teleconverter eksternal ini secara fisik mengurangi jumlah cahaya yang dapat masuk ke dalam sensor kamera ponsel.

Kelebihan dan Kekurangan Vivo X300 Ultra

Setelah pengujian langsung selama beberapa hari, terdapat beberapa poin penting mengenai kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan oleh calon pembeli sebelum meminang ponsel flagship ini.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan (Kekurangan)

  • Waktu Pemrosesan Gambar: Setiap kali selesai mengambil foto, ponsel membutuhkan waktu pemrosesan yang sedikit agak lama sebelum pengguna dapat meninjau hasil gambar di galeri. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh proses algoritma pengolahan gambar di latar belakang yang cukup rumit demi menghasilkan kualitas foto yang matang. Waktu tunggu ini cukup disayangkan untuk sebuah ponsel kelas ultra-flagship yang seharusnya memiliki kinerja instan.
  • Hasil Portrait Kadang Kurang Alami: Pada beberapa skenario foto portrait, hasil gambar terkadang terlihat kurang alami karena efek pemrosesan kecantikan atau rekonstruksi wajah yang membuat bentuk mata dan wajah subjek tampak sedikit berbeda dari aslinya. Meskipun efek ini disukai oleh sebagian pengguna yang menginginkan foto wajah langsung terlihat menawan, bagi mereka yang menyukai hasil foto realistis hal ini bisa menjadi catatan tersendiri.
  • Kuncian Aksesoris Lensa Eksternal: Mekanisme penguncian pada aksesoris lensa telefoto eksternal dirasa kurang erat saat terpasang pada bodi ponsel, sehingga memicu rasa khawatir lensa akan terlepas secara tidak sengaja saat digunakan. Selain itu, penggunaan lensa eksternal ini juga sedikit banyak menurunkan detail asli dari gambar yang ditangkap.
Baca Juga:  Cara Hemat Menikmati Movie Marathon Akhir Pekan dengan Promo Diskon Transvision

Poin Positif yang Menjadi Unggulan

  • Konfigurasi Lensa yang Unik: Penggunaan kombinasi lensa 14mm, 35mm, dan 85mm memberikan alternatif baru yang sangat segar dan sangat berguna untuk keperluan fotografi profesional maupun dokumentasi kreatif.
  • Peningkatan Kualitas Lensa Ultrawide dan Utama: Keputusan menyematkan sensor besar pada lensa ultrawide 14mm dan lensa native 35mm memberikan hasil foto pemandangan dan street photography yang luar biasa tajam di kelasnya.
  • Kualitas Gambar Konsisten: Ketajaman dan detail foto yang sangat baik di sebagian besar kondisi pemotretan, didukung dengan pilihan profil warna dari Zeiss yang sangat kaya dan fleksibel sesuai kebutuhan kreatif pengguna.

Secara keseluruhan, Vivo X300 Ultra bukan sekadar kamera ponsel biasa. Ketika dipadukan dengan aksesoris shooting grip khusus, perangkat ini bertransformasi secara visual dan fungsional hingga lebih menyerupai sebuah kamera saku premium dibandingkan sebuah ponsel pintar. Konsep desain ini tampaknya memang sengaja dirancang untuk menciptakan sebuah kamera serbaguna yang tangguh namun tetap praktis dalam wujud ponsel pintar.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Vivo X300 Ultra secara resmi mulai dipasarkan di pasar Indonesia mulai tanggal 12 Mei. Konsumen dapat membeli perangkat flagship ini secara langsung melalui Vivo Official Store maupun mitra ritel resmi Vivo di seluruh penjuru tanah air.

Berikut adalah daftar harga resmi untuk setiap varian Vivo X300 Ultra serta aksesoris pendukungnya di pasar Indonesia:

  • Vivo X300 Ultra (RAM 16 GB / Memori Internal 512 GB): Rp 25.999.000
  • Vivo X300 Ultra (RAM 16 GB / Memori Internal 1 TB): Rp 29.999.000
  • Vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra + Vivo Imaging Grip Kit: Rp 5.999.000

Dengan segala inovasi teknologi kamera, konfigurasi lensa yang unik, serta dukungan aksesoris fotografi yang lengkap, Vivo X300 Ultra siap memenuhi berbagai kebutuhan fotografi pengguna di Indonesia, baik untuk foto pemandangan, street photography, portrait, hingga dokumentasi satwa liar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *