Rakyatinside.com – Cristiano Ronaldo kembali mengukuhkan dominasinya di dunia olahraga sebagai atlet dengan penghasilan tertinggi di dunia. Berdasarkan daftar terbaru yang dirilis oleh Forbes, megabintang asal Portugal ini mencatatkan pendapatan fantastis mencapai 300 juta dollar AS, atau setara dengan Rp5,37 triliun dalam 12 bulan terakhir.
Rekor dan Pencapaian Cristiano Ronaldo
Pencapaian ini menandai kali keempat secara beruntun bagi Ronaldo untuk menduduki peringkat pertama dalam daftar atlet terkaya dunia. Secara total, ini merupakan kali keenam sepanjang kariernya ia berada di posisi puncak, sebuah rekor yang membuatnya kini menyamai pencapaian legenda basket dunia, Michael Jordan. Angka ini mencerminkan betapa besarnya pengaruh sang pemain, baik di dalam maupun luar lapangan hijau.
Sebagian besar pendapatan Ronaldo bersumber dari kontrak profesionalnya bersama klub Arab Saudi, Al Nassr. Forbes mengestimasi bahwa gaji tahunan yang diterima Ronaldo mencapai 235 juta dollar AS, atau sekitar Rp4,21 triliun. Angka tersebut belum termasuk pemasukan tambahan dari berbagai kerja sama komersial global yang ia jalani.
Daftar 10 Atlet Berpenghasilan Tertinggi 2026
Selain Ronaldo, daftar ini juga diisi oleh nama-nama besar dari berbagai cabang olahraga. Berikut adalah rincian 10 besar atlet dengan penghasilan tertinggi tahun 2026 menurut data Forbes:
- Cristiano Ronaldo (Sepak Bola): 300 juta dollar AS (Rp5,37 triliun)
- Canelo Alvarez (Tinju): 170 juta dollar AS (Rp3,04 triliun)
- Lionel Messi (Sepak Bola): 140 juta dollar AS (Rp2,51 triliun)
- LeBron James (Basket): 137,8 juta dollar AS (Rp2,47 triliun)
- Shohei Ohtani (Bisbol): 127,6 juta dollar AS (Rp2,28 triliun)
- Stephen Curry (Basket): 124,7 juta dollar AS (Rp2,23 triliun)
- Jon Rahm (Golf): 107 juta dollar AS (Rp1,92 triliun)
- Karim Benzema (Sepak Bola): 104 juta dollar AS (Rp1,86 triliun)
- Kevin Durant (Basket): 103,8 juta dollar AS (Rp1,86 triliun)
- Lewis Hamilton (Balap Mobil): 100 juta dollar AS (Rp1,79 triliun)
Pengaruh Investasi Arab Saudi dalam Olahraga
Data Forbes menyoroti tren signifikan mengenai semakin besarnya pengaruh pendanaan dari Arab Saudi dalam lanskap olahraga dunia. Selain kontrak fantastis yang diterima Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema di Saudi Pro League, pengaruh ini juga terasa di cabang olahraga lain.
Sebagai contoh, pegolf Jon Rahm mencatatkan kenaikan pendapatan berkat partisipasinya di ajang LIV Golf yang didukung penuh oleh dana investasi Arab Saudi. Petinju Saul “Canelo” Alvarez juga berhasil memperoleh kontrak bernilai besar melalui keterlibatannya dalam ajang Riyadh Season. Fenomena ini menunjukkan pergeseran kekuatan ekonomi dalam industri olahraga global yang kini semakin berpusat pada investasi strategis dari Timur Tengah.
Dominasi Atlet Senior dan Tren Komersial
Menariknya, daftar tahun 2026 ini menunjukkan dominasi atlet yang sudah berada di usia matang. Rata-rata usia dari 10 atlet dengan penghasilan tertinggi mencapai 37 tahun, yang merupakan angka rata-rata tertinggi sejak Forbes mulai menyusun daftar ini. Ronaldo, LeBron James, dan Lewis Hamilton menjadi nama-nama paling senior, sementara Shohei Ohtani dan Jon Rahm tercatat sebagai atlet termuda dalam daftar tersebut dengan usia 31 tahun.
Di luar pendapatan gaji, Shohei Ohtani menonjol sebagai atlet dengan pendapatan komersial terbesar di luar arena pertandingan. Sebagian besar pendapatan non-gajinya berasal dari kolaborasi strategis dengan berbagai merek ternama dunia seperti New Balance, Hugo Boss, Fanatics, serta beberapa perusahaan besar asal Jepang. Hal ini membuktikan bahwa nilai komersial seorang atlet tidak hanya bergantung pada performa di lapangan, tetapi juga pada citra diri dan kerja sama sponsor yang strategis.
Kesimpulan
Posisi Cristiano Ronaldo di puncak daftar ini mempertegas statusnya sebagai ikon global yang tak tergantikan. Dengan kombinasi gaji besar di liga profesional dan kontrak komersial yang masif, Ronaldo terus mempertahankan standar tinggi bagi atlet lainnya. Bagi dunia olahraga, daftar ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari dinamika bisnis olahraga yang terus berkembang pesat seiring dengan masuknya investasi global dan meningkatnya nilai komersial para atlet papan atas.





