Atasi Tawuran Hingga Obat Terlarang, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Serap Aspirasi Warga Krukut Lewat Program Ini

  • Bagikan

rakyatinside.com – Sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah ibu kota terus diintensifkan melalui pendekatan persuasif yang langsung menyentuh masyarakat bawah. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi yang turun langsung menyapa warga Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, dalam program bertajuk “Jaga Jakarta On The Spot”.

Dalam kunjungan kerja ini, kedua pucuk pimpinan aparat keamanan tersebut memilih tempat-tempat berkumpulnya warga agar komunikasi berjalan lebih santai dan tanpa sekat. Lokasi pertama yang disambangi adalah Cafe Junet yang terletak di Jalan Keutamaan Dalam, RT 06 RW 03. Di sana, Komjen Asep Edi Suheri dan Letjen Deddy Suryadi duduk bersama Ketua RW 03, para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dialog hangat ini berfokus pada penguatan Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling), optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, hingga efektivitas Pos Pantau Anti Tawuran yang ada di wilayah tersebut.

Kapolda Metro Jaya memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi penting mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang golongan G, seperti tramadol, yang kerap memicu aksi kriminalitas dan tawuran remaja. Ia menekankan bahwa menjaga kondusivitas lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum saja. Kolaborasi aktif dari tingkat rukun tetangga hingga aparat di lapangan menjadi kunci utama pencegahan dini gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Setelah berdialog di lokasi pertama, rombongan bergeser ke Kedai Go Pilan di Jalan Ketapang Utara I RW 07. Di tempat ini, fokus diskusi melebar ke arah aktivitas ekonomi lokal dan bagaimana jaminan keamanan dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro di wilayah tersebut. Komjen Asep Edi Suheri menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat untuk mendengar langsung keluhan yang sering kali tidak tersampaikan lewat jalur birokrasi formal.

Baca Juga:  Vicky Prasetyo Akui Punya Delapan Anak dari Lima Wanita Berbeda

Dalam sesi jaring aspirasi yang juga digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan konkret. Isu yang mendominasi meliputi minimnya penerangan jalan umum yang memicu kerawanan begal, jalan rusak akibat proyek yang membahayakan pengendara, kekhawatiran keamanan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), hingga maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Merespons hal tersebut, pihak kepolisian berjanji akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencari solusi cepat, khususnya terkait infrastruktur fisik jalan dan lampu penerangan.

Tidak hanya sekadar berdiskusi, aksi sosial juga dilakukan dengan membagikan paket sembako kepada warga prasejahtera di Kelurahan Krukut sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan yang berlangsung kondusif ini turut didampingi oleh sejumlah pejabat utama, di antaranya Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, Dirintelkam Polda Metro Jaya Kombes Miko Indrayana, serta Asintel Kodam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh. Secara simultan, kegiatan serupa juga diinstruksikan kepada seluruh jajaran Kapolres dan Dandim di wilayah Jabodetabek demi memastikan keamanan kota tetap terjaga dari level terbawah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *