Rakyatinside.com – Universitas Airlangga (Unair) secara resmi merilis data terbaru mengenai profil karier dan pendapatan para alumninya melalui laporan Tracer Study 2025. Informasi ini menjadi gambaran penting bagi masyarakat, terutama calon mahasiswa, mengenai daya serap pasar kerja serta potensi penghasilan yang bisa diraih oleh lulusan dari berbagai disiplin ilmu di universitas tersebut.
Metodologi dan Partisipasi Alumni
Tracer Study Unair 2025 merupakan survei komprehensif yang melibatkan lulusan dari jenjang pendidikan Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), hingga Sarjana (S1). Periode kelulusan yang dipantau dalam studi ini mencakup mereka yang lulus antara Januari hingga Desember 2024. Berbeda dengan pendekatan tahun masuk, studi ini menggunakan pendekatan kohort lulusan untuk melihat hasil nyata setelah mereka meninggalkan bangku kuliah.
Tingkat partisipasi dalam survei ini tergolong sangat tinggi. Dari total populasi sebanyak 7.036 alumni, tercatat ada 6.836 orang yang mengisi kuesioner secara lengkap. Data ini memberikan validitas yang kuat terhadap temuan mengenai status pekerjaan dan besaran pendapatan yang diterima oleh para lulusan baru Unair di pasar tenaga kerja saat ini.
Status Pekerjaan dan Dominasi Sektor Swasta
Berdasarkan hasil pengolahan data, mayoritas lulusan Unair tahun 2024 telah terserap ke dunia kerja atau memiliki pengalaman profesional. Sebanyak 5.248 responden atau sekitar 76,21 persen tercatat sudah bekerja, baik dalam status penuh waktu, paruh waktu, maupun pernah memiliki pengalaman kerja sebelumnya.
Selain mereka yang bekerja, terdapat beberapa kategori status lainnya di kalangan alumni:
- Sebanyak 764 orang (11,09 persen) sedang dalam proses mencari pekerjaan.
- Sebanyak 420 orang (6,10 persen) memilih jalur wirausaha atau pernah berwirausaha.
- Sebanyak 362 orang (5,26 persen) memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
- Sebanyak 92 orang (1,34 persen) berada dalam kondisi belum memungkinkan untuk bekerja.
Mengenai sektor tempat berkarier, perusahaan swasta menjadi penyerap tenaga kerja terbesar bagi alumni Unair dengan persentase mencapai 65 persen. Posisi kedua ditempati oleh instansi pemerintah (termasuk PNS) sebesar 15,58 persen, diikuti oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebanyak 7,32 persen.
Daftar Fakultas dengan Rata-Rata Gaji Tertinggi
Secara keseluruhan, rata-rata pendapatan lulusan Unair tahun 2024 berada di angka Rp4.946.691 per bulan, dengan nilai median mencapai Rp4.700.000. Namun, jika dibedah per fakultas, terdapat variasi angka yang cukup signifikan. Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) tercatat sebagai fakultas dengan rata-rata pendapatan lulusan tertinggi.
Berikut adalah 8 fakultas di Unair dengan rata-rata gaji alumni tertinggi pada tahun 2025:
- Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM): Rp6.348.538
- Fakultas Hukum (FH): Rp6.107.103
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Rp5.838.975
- Fakultas Farmasi (FF): Rp5.539.626
- Fakultas Sains dan Teknologi (FST): Rp5.218.217
- Fakultas Psikologi (FPsi): Rp5.152.161
- Fakultas Keperawatan (FKp): Rp5.066.822
- Fakultas Kedokteran Gigi (FKG): Rp4.997.938
Analisis Berdasarkan Median Pendapatan
Selain nilai rata-rata, angka median atau nilai tengah juga menjadi indikator penting untuk melihat distribusi pendapatan yang lebih merata tanpa terpengaruh oleh nilai ekstrem. Dalam kategori median, Fakultas Hukum menempati posisi teratas sebagai fakultas dengan pendapatan tengah tertinggi di antara para alumni.
Berikut adalah daftar fakultas dengan median gaji tertinggi:
- Fakultas Hukum: Rp5.875.000
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Rp5.800.000
- Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin: Rp5.600.000
- Fakultas Farmasi: Rp5.300.000
- Fakultas Sains dan Teknologi: Rp5.000.000
- Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM): Rp5.000.000
- Fakultas Psikologi: Rp4.950.000
- Fakultas Keperawatan: Rp4.600.000
Data ini menunjukkan bahwa lulusan dari rumpun ilmu teknologi, hukum, dan ekonomi tetap menjadi primadona di pasar kerja dengan penawaran kompensasi yang kompetitif. Hal ini juga mencerminkan relevansi kurikulum Unair terhadap kebutuhan industri modern, baik di sektor swasta maupun pemerintahan.





