Kesaksian Mencekam Korban Kapal Virgo Transport Delapan yang Terbalik di Laut Jawa

  • Bagikan
Ilustrasi kapal penyelamat melakukan evakuasi korban kecelakaan kapal di laut
Ilustrasi kapal penyelamat melakukan evakuasi korban kecelakaan kapal di laut

Rakyatinside.com — Seorang korban selamat dari musibah terbaliknya Kapal Virgo Transport 8, Ahmad Saudi, membagikan kisah mencekam saat kapal tersebut mulai miring hingga akhirnya terbalik di perairan Laut Jawa. Suasana di atas kapal digambarkan sangat kacau karena ratusan penumpang berusaha menyelamatkan diri dalam kondisi lingkungan yang masih sangat gelap gulita.

Ahmad menceritakan pengalamannya saat ditemui di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026). Ia menjelaskan bahwa kondisi kapal saat itu sangat padat oleh penumpang. Banyaknya penumpang membuat fasilitas kamar yang tersedia terisi penuh, sehingga sebagian besar orang terpaksa tidur di sembarang tempat yang dirasa cukup nyaman untuk beristirahat. Ahmad sendiri, yang baru saja mengirimkan unit bus, memilih untuk tidur di kursi panjang atau sofa yang terletak di dekat area kabin kapal.

Kronologi Kapal Mulai Miring di Laut Jawa

Berdasarkan kesaksian Ahmad, Kapal Virgo Transport 8 mulai mengalami masalah setelah dihantam ombak besar dari berbagai arah di perairan Laut Jawa. Hantaman gelombang tinggi tersebut membuat kapal bergoyang hebat. Kondisi ini diperparah oleh posisi muatan di dalam kapal, di mana terdapat banyak truk besar yang diparkir di sebelah kiri kapal, sehingga mempercepat proses kemiringan kapal ke satu sisi.

Saat kapal mulai miring dengan cepat, Ahmad langsung berusaha menyelamatkan diri dengan mengikuti pergerakan badan kapal. Ia bersama beberapa penumpang lainnya berpegangan erat pada bagian atas kapal sebelum akhirnya memanjat ke ujung lambung kapal bagian bawah yang masih terapung di atas permukaan air saat posisi kapal semakin kritis. Sapuan ombak dari arah kanan dan kiri terus menghantam kapal yang sedang dalam proses terbalik tersebut.

Baca Juga:  Monica Subastia Terpilih Menjadi Ketua Umum PPNA Periode 2026 Sampai 2030

Penumpang di Kamar Ekonomi Diduga Terjebak

Hal yang paling mengkhawatirkan dari tragedi ini adalah nasib para penumpang perempuan dan anak-anak. Ahmad mengungkapkan bahwa sebagian besar penumpang perempuan memilih untuk beristirahat di dalam kamar-kamar kelas ekonomi yang terletak di bagian dalam kapal. Ketika kapal mulai miring dengan sangat cepat, mereka diduga tidak sempat keluar untuk menyelamatkan diri.

Keadaan menjadi semakin fatal karena tidak ada bunyi alarm pemberitahuan atau tanda-tanda peringatan darurat dari pihak kapal saat peristiwa tersebut mulai terjadi. Tanpa adanya sistem peringatan dini, para penumpang yang berada di dalam kamar tidak menyadari bahaya yang mengintai hingga kapal sudah dalam posisi miring yang ekstrem. Sebagian besar korban yang berhasil menyelamatkan diri ke luar dek kapal adalah para sopir dan penumpang laki-laki yang kebetulan berada di luar area kamar.

Evaluasi Keselamatan Pelayaran

Ketiadaan alarm darurat dalam insiden tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 ini menjadi sorotan tajam terkait dengan prosedur keselamatan pelayaran. Kejadian yang berlangsung sangat cepat di tengah kegelapan malam membuat evakuasi mandiri menjadi sangat sulit dilakukan, terutama bagi penumpang yang berada di area dek bawah dan kamar ekonomi tertutup.

Para korban selamat kini telah dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, kekhawatiran mendalam masih dirasakan oleh para keluarga korban yang menduga kerabat mereka masih terjebak di dalam kamar-kamar ekonomi Kapal Virgo Transport 8 saat kapal tersebut terbalik sepenuhnya di Laut Jawa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *