Rakyatinside.com — Organisasi dana anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengungkap kisah di balik foto viral yang memperlihatkan megabintang sepak bola Lionel Messi sedang memandikan Lamine Yamal saat masih bayi. Foto lawas ini kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola dunia menjelang laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Spanyol dan Argentina.
Foto legendaris tersebut diunggah kembali oleh akun resmi Instagram UNICEF pada hari Jumat (17/7/2026). Dalam gambar yang diambil lebih dari 18 tahun silam itu, tampak Lamine Yamal yang masih bayi sedang berada di dalam bak mandi bayi berwarna biru. Di sampingnya, terlihat ibunya yang bernama Sheila Ebana mendampingi sang buah hati selama proses pengambilan gambar berlangsung.
Pihak UNICEF secara resmi mengonfirmasi keaslian dari foto yang sempat dianggap sebagai hasil rekayasa digital oleh sebagian netizen tersebut. Melalui takarir unggahannya, organisasi internasional itu membenarkan bahwa bayi mungil yang sedang tersenyum ke arah Lionel Messi tersebut memang benar Lamine Yamal, yang kini tumbuh menjadi bintang muda andalan lini depan Tim Nasional Spanyol.
Sesi pemotretan bersejarah tersebut awalnya dilakukan sebagai bagian dari kampanye penggalangan dana kemanusiaan yang diinisiasi oleh UNICEF. Pada masa itu, Lionel Messi muda yang baru meniti karier profesionalnya turut berpartisipasi untuk mendukung program sosial tersebut. Tidak ada yang menduga bahwa bayi yang dimandikan oleh Messi dalam sesi foto itu akan tumbuh menjadi salah satu talenta muda terbesar di dunia sepak bola modern.
Dedikasi Messi dan Yamal sebagai Duta Budi UNICEF
Kini, setelah hampir dua dekade berlalu, kedua sosok dalam foto tersebut telah bertransformasi menjadi inspirasi bagi jutaan orang di seluruh penjuru dunia melalui pencapaian luar biasa mereka di lapangan hijau. Selain bersaing ketat di level tertinggi sepak bola profesional, baik Lionel Messi maupun Lamine Yamal juga memiliki kesamaan misi kemanusiaan di luar lapangan pertandingan.
Keduanya diketahui aktif menggunakan suara, pengaruh, dan platform besar yang mereka miliki sebagai Duta Budi (Goodwill Ambassador) UNICEF. Peran ini mereka jalankan untuk terus mendukung serta mendorong anak-anak di seluruh dunia agar bisa bertahan hidup, tumbuh berkembang dengan baik, hingga mampu memenuhi potensi terbaik dalam hidup mereka. UNICEF pun menyampaikan rasa bangganya karena memiliki kedua pemain hebat ini di dalam tim kemanusiaan mereka.
Langkah Spanyol Menuju Babak Final Piala Dunia 2026
Lamine Yamal akan memimpin rekan-rekannya di Tim Nasional Spanyol untuk menghadapi Argentina pada partai puncak Piala Dunia 2026. Pertandingan final yang sangat dinantikan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin (20/7/2026) dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB).
Spanyol berhasil memastikan satu tempat di final setelah menumbangkan tim kuat Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal. Bertanding di Stadion Dallas, tim berjuluk La Furia Roja tersebut sukses memetik kemenangan krusial berkat eksekusi penalti dari Mikel Oyarzabal serta sumbangan gol dari bek sayap Pedro Porro. Kehadiran Yamal di sisi penyerangan Spanyol menjadi salah satu kunci kesuksesan taktik pelatih mereka sepanjang turnamen ini.
Perjuangan Dramatis Argentina di Semifinal
Di sisi lain, Argentina harus melewati perjuangan yang sangat dramatis untuk bisa lolos ke partai final. Tim berjuluk Albiceleste itu sukses memetik kemenangan tipis 2-1 atas Inggris pada laga semifinal lainnya yang digelar di Stadion Atlanta pada hari Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Argentina sempat tertinggal lebih dulu dari Inggris akibat gol yang dicetak oleh penyerang Anthony Gordon pada menit ke-55 babak kedua. Namun, mental juara Argentina berbicara di sisa waktu pertandingan. Berkat kepemimpinan Lionel Messi di lapangan, Argentina berhasil bangkit dan melakukan comeback yang luar biasa.
Dua assist krusial dari kaki Lionel Messi masing-masing pada menit ke-85 dan menit ke-90+2 berhasil dikonversi menjadi gol kemenangan oleh Enzo Fernandez serta Lautaro Martinez. Kemenangan dramatis ini tidak hanya mengantarkan Argentina ke final, tetapi juga memastikan terjadinya duel bersejarah antara Lionel Messi dan Lamine Yamal, sosok bayi yang pernah ia mandikan 18 tahun lalu.





