Rakyatinside.com – Kylian Mbappe kembali mengukir sejarah dalam karier sepak bolanya di kancah internasional. Pada laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026), pemain bintang Prancis ini sukses mengantarkan negaranya melaju ke babak semifinal setelah menundukkan Maroko dengan skor 2-0.
Kemenangan Les Bleus ditentukan melalui gol yang dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-60, disusul oleh gol dari Ousmane Dembele enam menit berselang. Hasil ini tidak hanya memastikan langkah Prancis menuju empat besar, tetapi juga menempatkan Mbappe dalam buku rekor dunia yang sebelumnya didominasi oleh legenda Argentina, Lionel Messi.
Penyamaan Rekor Gol Non-Penalti
Catatan gol ke gawang Maroko menjadikan Kylian Mbappe sebagai pemain kedua setelah Lionel Messi yang berhasil mencetak 20 gol di ajang Piala Dunia dengan jumlah penampilan yang sama. Lebih spesifik lagi, Mbappe kini sejajar dengan Messi sebagai pemain dengan torehan gol non-penalti terbanyak dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut, yakni sebanyak 17 gol non-penalti.
Pencapaian ini semakin impresif mengingat usia Mbappe yang baru menginjak 28 tahun. Ia menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi yang mampu menembus angka 20 penampilan di Piala Dunia, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Wladislaw Zmuda asal Polandia.
Dominasi Statistik dan Performa di Lapangan
Berdasarkan data statistik dari Opta Joe, Mbappe menunjukkan konsistensi luar biasa dengan mencatat 11 keterlibatan gol dalam dua edisi Piala Dunia terakhirnya. Sejak tahun 1966, ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu meraih catatan tersebut di dua turnamen berbeda. Pada Piala Dunia 2022, ia mencetak delapan gol dan dua assist, sementara di Piala Dunia 2026, hingga babak perempat final, ia telah mengumpulkan delapan gol dan tiga assist.
Performa apik ini juga dilengkapi dengan catatan sejarah lainnya, di mana Mbappe menjadi pemain pertama yang terlibat dalam 100 gol untuk tim nasional Prancis, dengan rincian 64 gol dan 36 assist. Dalam laga melawan Maroko, Mbappe pun terpilih sebagai Man of the Match, meskipun ia sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-28 yang berhasil diamankan oleh kiper Maroko, Yassine Bounou.
Pandangan Didier Deschamps Mengenai Kemenangan
Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas anak asuhnya. Meskipun sempat mengalami kegagalan penalti dan membuang beberapa peluang emas di babak pertama, Deschamps menegaskan bahwa timnya tidak pernah kehilangan keyakinan. Menurutnya, keberhasilan Prancis menekan Maroko hingga kelelahan adalah kunci kemenangan yang krusial.
“Kami memang kurang efektif di babak pertama, namun tidak pernah ada keraguan di dalam tim, terutama dari Kylian. Kami menekan mereka terus menerus hingga mereka kesulitan bernapas,” ujar Deschamps pasca pertandingan. Kemenangan ini juga memperpanjang catatan impresif Deschamps yang telah membawa Prancis lima kali mencapai babak semifinal dalam berbagai turnamen besar sejak ia menjabat pada tahun 2012.
Fokus Menuju Semifinal
Kini, Prancis tengah bersiap menghadapi pemenang antara Spanyol melawan Belgia untuk memperebutkan tiket ke final. Deschamps menegaskan bahwa timnya tetap membumi dan tidak akan terlena oleh status mereka sebagai salah satu favorit juara. Fokus utama saat ini hanyalah pertandingan semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli mendatang.
Perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 ini bukan sekadar tentang angka, melainkan juga tentang kedalaman skuad. Deschamps memuji kontribusi para pemain, termasuk Warren Zaire-Emery yang tampil impresif meski baru mendapatkan menit bermain pertamanya. Bagi Deschamps, keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras kolektif yang dibangun dalam sebuah perjalanan kemanusiaan bersama para pemainnya.
Keberhasilan menembus semifinal untuk ketiga kalinya secara beruntun bagi Prancis menjadi bukti nyata kedigdayaan mereka di panggung dunia. Dengan Kylian Mbappe yang terus memecahkan rekor demi rekor, para penggemar sepak bola kini menantikan aksi selanjutnya dari sang kapten di babak empat besar nanti.





