Lionel Scaloni Keluhkan Jadwal Padat Argentina Menjelang Final Piala Dunia

  • Bagikan
Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni memberikan instruksi dari pinggir lapangan
Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni memberikan instruksi dari pinggir lapangan

Rakyatinside.com — Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, secara terbuka mengeluhkan jadwal padat yang harus dihadapi anak asuhnya menjelang laga final Piala Dunia 2026. Masalah kebugaran dan minimnya waktu istirahat menjadi perhatian utama Scaloni sebelum timnya menghadapi Spanyol di partai puncak.

Pertandingan final yang sangat dinantikan tersebut dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB. Namun, persiapan Argentina terganggu oleh perbedaan waktu pemulihan yang dinilai tidak diuntungkan dibandingkan sang calon lawan, Spanyol.

Perbedaan Waktu Istirahat yang Signifikan

Tim nasional Spanyol berhasil memastikan tiket ke babak final terlebih dahulu setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 di Dallas Stadium pada Rabu, 15 Juli 2026. Kemenangan tersebut memberi skuad La Furia Roja waktu istirahat dan persiapan yang lebih panjang.

Sementara itu, Argentina baru mengamankan tempat di final sehari setelahnya, yaitu pada Kamis, 16 Juli 2026. Skuad Albiceleste harus berjuang ekstra keras untuk meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris di Atlanta Stadium, yang ditentukan melalui dua gol di menit-menit akhir pertandingan.

Selisih satu hari dalam jadwal semifinal ini memberikan keuntungan fisik yang cukup besar bagi Spanyol. Di sisi lain, para pemain Argentina harus segera berkemas dan melakukan perjalanan jauh dari Atlanta menuju New York dengan waktu pemulihan yang sangat mepet.

Keluhan Terhadap Agenda Wajib FIFA

Lionel Scaloni mengungkapkan kekecewaannya terkait agenda wajib yang ditetapkan oleh FIFA setibanya mereka di New York. Menurut pelatih yang membawa Argentina juara dunia tersebut, jadwal yang disusun otoritas sepak bola dunia itu membuat persiapan timnya menjadi sangat kacau.

Baca Juga:  Andoni Iraola Bawa Perubahan Taktik yang Menyerang Sekaligus Berisiko di Liverpool

“Kami baru saja beristirahat karena kami tiba tadi malam sekitar pukul 11.00. Hari ini mereka memaksa kami untuk berlatih pada waktu yang tidak kami inginkan,” ujar Scaloni sebagaimana dikutip dari media Metro.

Scaloni menambahkan bahwa kewajiban menghadiri konferensi pers resmi dan agenda media lainnya semakin memangkas waktu latihan taktis mereka di lapangan. Hal ini dinilai sangat merugikan bagi tim yang sedang membutuhkan fokus penuh untuk laga krusial sekelas final Piala Dunia.

“Dengan konferensi pers dan segalanya, kami harus melakukan sesi latihan yang aneh dan cepat, dan kami hampir tidak sempat mencoba apa pun,” keluh pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Fokus Utama pada Pemulihan Pemain

Melihat kondisi fisik para pemainnya yang terkuras habis setelah laga semifinal yang intens melawan Inggris, Scaloni kini memilih untuk memprioritaskan pemulihan kebugaran. Ia mengakui bahwa beberapa pemain andalannya belum berada dalam kondisi fisik yang prima sepenuhnya.

“Kami fokus pada istirahat dan berdasarkan itu kami akan melihat bagaimana kondisi para pemain, karena ada pemain yang belum 100 persen fit,” pungkas Scaloni menjelaskan situasi terkini di dalam kamp latihan Argentina.

Dengan sisa waktu yang sangat terbatas, tim pelatih Argentina harus bekerja ekstra keras menyusun program pemulihan yang efektif agar Lionel Messi dan kawan-kawan dapat tampil maksimal demi mempertahankan gelar juara dunia di laga final nanti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *