Waspada Malware Pencuri Data Berkedok Wallpaper Anime di Steam Workshop PC

  • Bagikan
Ilustrasi wallpaper anime yang terinfeksi malware di Steam Workshop
Ilustrasi wallpaper anime yang terinfeksi malware di Steam Workshop

Rakyatinside.com – Ancaman keamanan siber kini semakin berkembang dengan memanfaatkan celah yang tidak terduga. Baru-baru ini, perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan adanya penyebaran malware berbahaya yang menyamar sebagai wallpaper animasi untuk desktop. Modus operandi ini menyasar pengguna platform Steam Workshop, sebuah layanan komunitas populer yang digunakan jutaan gamer untuk berbagi konten kustom seperti skin, mod, dan wallpaper.

Kronologi dan Modus Operasi

Penyebaran malware melalui wallpaper ini terpantau sudah berlangsung sejak akhir tahun 2025. Hacker memanfaatkan fitur dalam aplikasi Wallpaper Engine yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh video, animasi interaktif, hingga aplikasi pihak ketiga sebagai latar belakang desktop. Dengan memanfaatkan celah ini, penjahat siber menyisipkan kode berbahaya ke dalam file wallpaper tersebut.

Metode yang digunakan pelaku tergolong cukup rapi. Malware disisipkan dengan cara membundelnya langsung ke dalam paket wallpaper atau menyembunyikannya di dalam arsip yang dilindungi password. Begitu pengguna memasang wallpaper tersebut, aplikasi akan secara otomatis memicu muatan berbahaya atau malicious payload yang ada di dalamnya.

Dampak bagi Pengguna dan Data Pribadi

Kaspersky mengidentifikasi bahwa wallpaper yang terinfeksi ini telah diunduh ribuan hingga puluhan ribu kali. Meski jenis wallpaper tidak disebutkan secara spesifik, laporan menunjukkan bahwa sebagian besar konten berbahaya tersebut menggunakan visual gadis anime untuk menarik minat unduhan. Dampak yang ditimbulkan pun cukup serius, karena malware yang disisipkan mencakup jenis backdoor seperti DarkKomet. Malware ini mampu mencuri informasi akun pengguna dan membajak sesi Steam yang sedang aktif, sehingga risiko kehilangan akses akun menjadi sangat tinggi.

Jangkauan Global dan Langkah Keamanan

Kaspersky mencatat bahwa korban dari serangan ini tersebar di berbagai negara, termasuk China, Rusia, Singapura, Hong Kong, Jerman, Vietnam, India, hingga Kanada. Meskipun pihak Steam telah mengambil tindakan tegas dengan mengidentifikasi dan menghapus aplikasi wallpaper berbahaya tersebut dari platform mereka, pengguna PC tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga:  Demi Lindungi Anak di Dunia Maya, Netflix, PUBG, hingga Shopee Resmi Setor Laporan Keamanan Mandiri ke Komdigi

Hacker mungkin saja terus berupaya mengunggah wallpaper berbahaya baru dengan trik yang lebih canggih. Oleh karena itu, sangat penting bagi pengguna untuk:

  • Selalu memeriksa ulasan dan profil pengunggah sebelum mengunduh konten dari Steam Workshop.
  • Menggunakan perangkat lunak antivirus yang terpercaya dan selalu diperbarui untuk mendeteksi ancaman secara real-time.
  • Menghindari mengunduh konten kustom yang meminta izin akses atau eksekusi file mencurigakan di luar fungsi dasar wallpaper.
  • Waspada jika wallpaper yang diunduh meminta password untuk membuka file arsip yang tidak seharusnya.

Keamanan data pribadi adalah tanggung jawab bersama. Dengan tetap waspada saat mengunduh konten dari platform komunitas, pengguna dapat meminimalisir risiko menjadi target serangan siber di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *