Rakyatinside.com – Mohamed Salah akhirnya buka suara setelah perjalanan Timnas Mesir di Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak perempat final. Melalui unggahan di media sosial X, penyerang berusia 34 tahun ini menyampaikan pesan emosional kepada para suporter yang kecewa dengan hasil pertandingan melawan Argentina.
Kronologi Kekalahan Dramatis Mesir
Mesir harus mengakhiri kiprahnya di turnamen ini setelah menelan kekalahan tipis 2-3 dari Argentina. Pertandingan tersebut menjadi salah satu laga yang paling menyita perhatian di Piala Dunia 2026. Mesir sempat memberikan kejutan besar dengan unggul dua gol lebih awal, membuat posisi juara bertahan Argentina berada di bawah tekanan hebat sepanjang laga.
Namun, Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni mampu membalikkan keadaan dalam 12 menit terakhir waktu normal. Ketajaman lini depan Argentina sukses mencetak tiga gol berturut-turut, memupus harapan Mesir untuk melaju ke babak semifinal. Kekalahan ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi para pemain dan pendukung Mesir, mengingat mereka sempat berada di ambang sejarah.
Janji Salah untuk Masa Depan
Dalam pesannya, Salah memahami rasa kecewa suporter, namun ia menekankan bahwa ini bukanlah akhir dari segalanya. “Saya tahu kalian masih kecewa, tetapi saya berjanji akan melakukan segala daya upaya untuk memastikan ini menandai awal baru bagi sepak bola Mesir di panggung internasional,” tulis Salah.
Lebih lanjut, Salah menegaskan bahwa target Mesir ke depan harus lebih tinggi daripada sekadar berpartisipasi di turnamen besar. “Kualifikasi Piala Dunia saja tidak cukup, dan hanya berpartisipasi pun tidak akan berhasil. Tim ini layak mendapatkan kepercayaan kalian,” tambahnya. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa ia berkomitmen untuk terus memimpin perubahan mentalitas di dalam skuad Mesir.
Implikasi dan Masa Depan Karier
Penampilan Mesir di Piala Dunia 2026 tetap menuai apresiasi luas. Meski kalah, mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim papan atas dunia. Bagi Salah pribadi, turnamen ini juga mencatatkan rekor baru dalam kariernya. Saat ini, masa depan Salah di level klub masih menjadi sorotan setelah ia meninggalkan Liverpool dan belum menentukan destinasi berikutnya.
Jika Salah memutuskan untuk tetap aktif hingga empat tahun ke depan, ia akan berusia 38 tahun saat Piala Dunia 2030 berlangsung. Penggemar sepak bola global tentu berkaca pada ketahanan fisik pemain seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang mampu bersaing di level tertinggi meski usia telah menua. Saat ini, fokus utama Salah adalah membawa sepak bola Mesir kembali bersaing di level internasional.
Perkembangan Sepak Bola Putri Indonesia
Di sisi lain, dunia sepak bola mencatatkan kabar positif dari sektor putri. Timnas Putri Indonesia sukses mengawali perjuangan mereka di AFF Women’s Cup 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Timor Leste. Pertandingan yang digelar di Kuala Lumpur Stadium pada Jumat (10/7/2026) sore WIB ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen Grup B.
Gol kemenangan Garuda Pertiwi dicetak oleh Estella Loupatty pada menit ke-5 melalui tembakan kaki kiri, diikuti sundulan Emily Nahon pada menit ke-28. Skuad asuhan Satoru Mochizuki mendominasi jalannya pertandingan, menunjukkan kesiapan mereka untuk mempertahankan gelar juara yang diraih pada 2024 lalu. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim untuk mengamankan tiket ke ASEAN Women’s Championship, di mana tiga tim terbaik dari turnamen ini akan terpilih untuk berpartisipasi.
Keberhasilan ini juga dibarengi dengan kabar baik di dalam negeri, di mana PSSI berencana menghidupkan kembali Liga Putri pada Oktober 2026. Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang siap memperkuat Timnas Putri Indonesia di masa depan, seiring dengan target jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sepak bola wanita di kawasan ASEAN.





