ODGJ di Sumut Tewas Dianiaya Warga gegara Ngamuk

  • Bagikan
ODGJ di Sumut Tewas Dianiaya Warga gegara Ngamuk
ODGJ di Sumut Tewas Dianiaya Warga gegara Ngamuk

Rakyatinside.com – Seorang pria paruh baya yang diduga mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial JKK (57) tewas setelah dianiaya oleh warga. Peristiwa tragis ini dipicu karena korban mengamuk di kawasan Desa Perbesi, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus kekerasan ini. Saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Karo telah berhasil mengamankan satu orang pelaku yang melakukan penganiayaan berat tersebut hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Penangkapan Pelaku oleh Tim Cobra Polres Karo

Kasat Reskrim Polres Karo, AKP Hizkia Siagian, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan serta penangkapan terhadap pelaku. Pelaku yang berhasil diamankan oleh petugas kepolisian tersebut berinisial EVSD (29).

EVSD ditangkap oleh petugas pada hari Jumat (3/7) setelah sempat melarikan diri dan menjadi buronan. Penyelidikan intensif dilakukan segera setelah polisi menerima laporan dari pihak keluarga korban yang merasa keberatan atas tindakan main hakim sendiri tersebut.

“Tim Cobra bergerak cepat hingga berhasil menangkap EVSD yang sebelumnya sempat buron,” ujar AKP Hizkia Siagian dalam keterangannya kepada wartawan.

Kronologi Kejadian di Los Serbaguna Desa Perbesi

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, peristiwa penganiayaan ini bermula pada Sabtu (30/5) malam. Saat itu, korban JKK sedang mengamuk di sekitar jambur atau los serbaguna yang terletak di Desa Perbesi.

Pihak keluarga sendiri telah mengonfirmasi bahwa JKK memang mengalami gangguan kejiwaan. Ketika penyakitnya kambuh pada malam itu, korban melakukan tindakan yang dinilai meresahkan warga sekitar yang sedang berada di lokasi.

Korban JKK dilaporkan membalikkan sepeda motor yang sedang terparkir di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Tidak hanya itu, ia juga melempari rumah-rumah milik warga setempat menggunakan batu.

Baca Juga:  Ahok Sempat Minta Listyo Sigit Jagain Kilang Minyak: Siapa yang Sabotase Tembak Saja!

Melihat aksi JKK yang dinilai membahayakan keselamatan warga dan merusak fasilitas umum, pelaku EVSD merasa geram. Pelaku kemudian nekat mengambil sebatang bambu dan melakukan penganiayaan secara membabi buta terhadap korban.

Korban Sempat Dilarikan ke RSU Kabanjahe

Setelah penganiayaan tersebut mereda, warga segera melarikan JKK ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe agar korban segera mendapatkan perawatan medis yang intensif akibat luka-luka parah yang dideritanya.

Namun, takdir berkata lain. Nyawa korban tidak dapat tertolong lagi akibat luka yang cukup parah. JKK dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit pada hari Minggu (31/5) dini hari.

Tidak terima dengan kematian anggota keluarganya yang tewas akibat dianiaya secara brutal, pihak keluarga korban langsung membuat laporan resmi ke Polsek Tigabinanga. Berbekal laporan tersebut, personel kepolisian melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku EVSD dan menangkapnya di Desa Perbesi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *