Sopir Truk Tabrak JPO Tendean Mengaku Fokus Melihat Aplikasi Maps

  • Bagikan
Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean yang mengalami kerusakan parah akibat tertabrak truk
Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean yang mengalami kerusakan parah akibat tertabrak truk

Rakyatinside.com — Sebuah truk pengangkut alat berat jenis crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Insiden kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan struktur jembatan penyeberangan tersebut mengalami kerusakan parah hingga nyaris roboh. Pengemudi truk mengaku bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang tidak fokus ke jalan karena memperhatikan aplikasi navigasi di ponselnya.

Sopir truk pengangkut crane yang bernama Andre (28) menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya tengah berkonsentrasi melihat aplikasi petunjuk arah atau Maps. Menurut pengakuannya, lokasi tujuan pengantaran muatan sudah sangat dekat dari titik kecelakaan, sehingga ia kurang memperhatikan ketinggian muatan truk yang dibawanya.

Kronologi Truk Tabrak JPO Tendean

Berdasarkan data dan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kecelakaan ini dilaporkan terjadi pada Selasa (14/7) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Truk trailer atau towing yang membawa alat berat tersebut melaju dari arah Pancoran menuju ke arah Blok M.

Pihak BPBD DKI Jakarta menyatakan bahwa kecelakaan disebabkan oleh kurangnya kehati-hatian dari pengemudi truk. Sopir kendaraan towing pembawa crane tersebut diduga kuat tidak memperhitungkan batas ketinggian maksimal dari muatan yang diangkutnya saat melintasi kolong JPO Jalan Kapten Tendean. Akibatnya, bagian atas crane yang menjulang tinggi langsung menghantam keras gelagar jembatan.

Pengakuan Sopir Truk: Baru Pertama Kali Lewat

Saat ditemui langsung di lokasi kejadian perkara, Andre sang sopir truk mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah melewati kawasan Jalan Kapten Tendean sebelumnya. Kondisi ketidaktahuan medan jalan ini membuatnya sangat bergantung pada peta digital untuk mencapai lokasi tujuan.

Baca Juga:  PAM Jay Resmi Jadi Perseroda, Pramono Minta Siapa Pun Tak Boleh Intervensi

Andre menjelaskan bahwa dirinya membawa truk bermuatan berat tersebut dari kawasan Summarecon Bogor. Adapun tujuan akhir dari perjalanan ekspedisi ini adalah menuju ke kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Karena lokasi tujuan yang dicari tersisa sekitar dua kilometer lagi, Andre mengaku fokusnya terbagi untuk membaca rute pada layar ponsel. Akibatnya, ia tidak menyadari adanya JPO dengan batas ketinggian tertentu di depannya hingga tabrakan keras tidak dapat dihindarkan.

Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang Pasca-Tabrakan

Dampak dari benturan keras truk bermuatan crane tersebut membuat kondisi JPO Tendean mengalami kerusakan yang sangat signifikan. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian pada Selasa pagi pukul 07.30 WIB, satu tiang penyangga utama dari JPO tersebut bahkan sudah terputus dari fondasi tanahnya.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada tiang penyangga. Struktur tangga jembatan yang berada di sisi Jalan Tendean menuju arah Blok M juga tampak terpisah dan bergeser dari jembatan penghubung utama. Truk besar beserta muatan crane yang menabrak pun masih tersangkut di kolong jembatan selama beberapa waktu sebelum berhasil dievakuasi petugas.

Dampak Terhadap Arus Lalu Lintas Sekitar

Kerusakan parah pada infrastruktur penyeberangan jalan ini langsung berimbas pada kelancaran arus lalu lintas di kawasan Jakarta Selatan. Kemacetan panjang kendaraan bermotor tidak terhindarkan dari arah flyover Pancoran yang menuju ke arah Blok M.

Para pengendara harus memperlambat laju kendaraan mereka karena sebagian badan jalan terhalang oleh posisi truk yang tersangkut serta puing-puing kerusakan jembatan. Arus lalu lintas dilaporkan baru bisa kembali berjalan dengan lancar setelah kendaraan berhasil melewati titik lokasi JPO yang rusak tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Baca Juga:  Komisi XI DPR Upayakan Dana Transfer ke Daerah Berpihak pada Pemda
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *