TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong secara resmi menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Admin Penghubung Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan aduan masyarakat guna meningkatkan mutu pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah.
Acara bimtek tersebut berlangsung pada hari Senin, 6 Juli 2026, bertempat di Balai Rakyat H. Dandung, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tabalong serta perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang bertindak sebagai narasumber utama.
Pentingnya SP4N-LAPOR! sebagai Jembatan Aspirasi
Peserta bimtek terdiri dari para kepala badan, kepala lembaga, kepala dinas, kepala puskesmas, serta seluruh admin penghubung SP4N-LAPOR! se-Kabupaten Tabalong. Kehadiran para pejabat dan admin ini menegaskan komitmen Pemkab Tabalong dalam membangun sistem pelayanan yang cepat tanggap terhadap kebutuhan warga.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tabalong, Abubakar Sidiq, dalam sambutannya menjelaskan bahwa keberadaan aplikasi SP4N-LAPOR! memiliki peran krusial. Sistem ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi yang menghubungkan masyarakat langsung dengan jajaran pemerintah daerah. Melalui platform ini, warga dapat dengan mudah menyampaikan masukan, keluhan, aspirasi, maupun laporan mengenai berbagai pelayanan publik yang mereka terima.
Abubakar Sidiq juga mengingatkan bahwa setiap laporan atau pengaduan yang masuk dari masyarakat tidak boleh dipandang negatif. Sebaliknya, setiap masukan harus dinilai secara positif sebagai bahan evaluasi yang berharga guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerja pelayanan instansi pemerintah.
Tujuan dan Target Pelatihan Admin Penghubung
Melalui bimbingan teknis ini, Pemkab Tabalong berharap seluruh admin penghubung dapat memperdalam pemahaman mereka mengenai tata kelola aplikasi SP4N-LAPOR!. Pemahaman tersebut mencakup seluruh alur kerja sistem, mulai dari proses penerimaan laporan, tahap verifikasi, penerusan laporan ke instansi yang berwenang, hingga langkah tindak lanjut dan penyelesaian akhir pengaduan sesuai standar operasional yang berlaku.
Dengan pemahaman tata kelola yang matang, para admin diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, akuntabel, serta senantiasa berorientasi pada kepuasan masyarakat luas.
Peran Strategis Admin sebagai Garda Terdepan
Dalam kesempatan tersebut, Abubakar Sidiq turut menggarisbawahi peran strategis para admin penghubung SP4N-LAPOR!. Mereka adalah garda terdepan yang memegang kendali atas kecepatan penanganan keluhan warga. Kecepatan, ketelitian, serta koordinasi yang solid antar-instansi menjadi kunci keberhasilan dalam menyelesaikan setiap aduan masyarakat.
Ia juga menegaskan agar seluruh jajaran tidak mengabaikan atau menunda-nunda penyelesaian laporan yang masuk. Menurutnya, pengelolaan pengaduan masyarakat yang dikelola dengan baik dan transparan merupakan pilar utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan dipercaya oleh publik.
Dengan terlaksananya bimbingan teknis ini, diharapkan kompetensi seluruh admin penghubung di lingkungan Pemkab Tabalong dapat meningkat secara signifikan, sehingga proses tindak lanjut atas aspirasi warga dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan akuntabel demi kemajuan daerah.





