rakyatinside.com – Pasar keuangan Indonesia saat ini tengah menghadapi tekanan hebat yang memicu volatilitas tinggi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah. Managing Director & Chief Investment Officer Pinnacle Investment, Andri Yauhari Njauw, memproyeksikan bahwa IHSG berpotensi melemah hingga menyentuh level psikologis terendah di posisi 5.900. Kondisi ini diperparah oleh nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang terus terdepresiasi dan diprediksi bisa merosot hingga ke level Rp17.800 per Dolar AS.
Anjloknya pasar keuangan domestik ini dipicu oleh kombinasi sentimen negatif dari luar dan dalam negeri. Dari faktor eksternal, ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi pemicu utama karena melambungkan harga minyak mentah dunia. Sebagai negara importir minyak net (net oil importer), kenaikan harga komoditas ini tentu membebani neraca perdagangan Indonesia. Di sisi lain, ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) turut memicu aliran modal asing keluar (capital outflow) dari pasar negara berkembang (emerging markets) kembali ke Amerika Serikat.
Sementara dari dalam negeri, kekhawatiran pasar tertuju pada kredibilitas kebijakan fiskal pemerintah era transisi. Munculnya risiko pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga di atas batas aman 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi sentimen negatif yang dihindari pelaku pasar. Batas defisit 3% ini merupakan acuan undang-undang yang selama ini menjaga disiplin anggaran dan kepercayaan investor asing terhadap instrumen utang Indonesia.
Situasi ganda ini memaksa para pengelola dana besar (big fund manager) untuk mengatur ulang strategi investasi mereka guna mengamankan portofolio dari risiko kerugian yang lebih besar. Untuk mengupas lebih dalam mengenai prospek pasar ke depan, arah aliran dana asing, serta keputusan investasi para pengelola dana jumbo di tengah ketidakpastian global ini, simak pembahasan lengkap jurnalis Andi Shalini bersama Andri Yauhari Njauw dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia.





