Rakyatinside.com — Mantan manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, memberikan pandangan tajam terkait persaingan sengit di Piala Dunia. Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA ini secara terbuka mendukung Prancis untuk mempertahankan gelar juara mereka. Menurut Wenger, pasukan Didier Deschamps saat ini tampil begitu dominan dan sulit dihentikan oleh lawan-lawan mereka.
Analisis ini disampaikan Wenger saat menjadi tamu dalam podcast bersama Felix dan Toni Kroos. Wenger menegaskan bahwa prediksinya bukan didasari oleh sentimen kebangsaan sebagai orang Prancis, melainkan hasil pengamatan objektif terhadap performa Kylian Mbappé dan rekan-rekan di lapangan selama turnamen berlangsung.
Prancis Dinilai Berada di Level Berbeda
Wenger mengungkapkan bahwa Prancis saat ini memiliki momentum yang sangat kuat. Ia mengibaratkan performa Les Bleus seperti kereta yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi, di mana tim lain harus bekerja ekstra keras untuk bisa menandingi atau bahkan mengejar kecepatan tersebut. Kecepatan individu, ketajaman lini depan, serta kekuatan fisik yang dimiliki Prancis menjadi keunggulan utama yang sulit dibendung oleh tim lawan.
Hingga mencapai babak perempat final, Prancis memang menunjukkan konsistensi luar biasa. Pertandingan krusial melawan Maroko di Gillette Stadium, Boston, menjadi ujian berikutnya bagi skuad asuhan Deschamps. Meski menghadapi lawan yang penuh kejutan, Wenger tetap yakin bahwa kapasitas teknis Prancis masih berada satu tingkat di atas mayoritas pesaingnya.
Spanyol Sebagai Ancaman Nyata
Meskipun menjagokan Prancis, Wenger tidak menutup mata terhadap ancaman dari tim lain. Ia secara spesifik menunjuk Spanyol sebagai satu-satunya tim yang memiliki potensi besar untuk menggagalkan ambisi juara Prancis. Wenger menilai bahwa skuad La Roja di bawah asuhan Luis de la Fuente memiliki keunikan yang tidak dimiliki tim nasional lainnya di dunia saat ini.
“Bagi saya, Spanyol-lah yang menjadi tanda tanya sesungguhnya. Jika ada tim yang mampu mengalahkan Prancis saat ini, saya akan mengatakan itu adalah Spanyol,” ujar Wenger dalam analisisnya. Ia menyoroti tingkat teknis Spanyol yang dianggap lebih unggul dibandingkan Prancis. Selain itu, budaya permainan kolektif yang matang menjadi senjata utama Spanyol untuk meladeni kekuatan fisik Prancis.
Implikasi Strategis di Babak Gugur
Pertarungan antara filosofi teknis Spanyol dan kekuatan fisik Prancis diprediksi akan menjadi puncak persaingan jika kedua tim berhasil melaju ke tahap akhir. Wenger menekankan bahwa faktor kedalaman skuad serta konsistensi fisik akan menjadi penentu utama siapa yang berhak membawa pulang trofi paling bergengsi tersebut.
Di sisi lain, Wenger tampak meragukan peluang Inggris dalam persaingan kali ini. Ia juga berpendapat bahwa tim lain seperti Argentina dan Maroko akan mengalami kesulitan besar untuk menahan laju juara bertahan. Fokus utama kini tertuju pada apakah Prancis dapat mempertahankan ritme permainan mereka di tengah tekanan besar dari lawan-lawan tangguh yang tersisa. Bagi para penggemar sepak bola, analisis dari sosok sekelas Wenger tentu menjadi bahan pertimbangan menarik dalam memprediksi siapa yang akhirnya akan menjadi penguasa sepak bola dunia tahun ini.





