Polisi Ringkus Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah Jakarta Selatan

  • Bagikan
Petugas kepolisian melakukan penyisiran di lokasi sekolah pasca ancaman bom
Petugas kepolisian melakukan penyisiran di lokasi sekolah pasca ancaman bom

Rakyatinside.com melaporkan bahwa pihak kepolisian telah berhasil mengamankan seorang pria berinisial MY (34) terkait kasus penyebaran ancaman teror bom yang ditujukan ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai pesan ancaman yang diterima oleh pihak sekolah pada Senin (13/6/2026).

Kronologi Kejadian Ancaman Bom

Ancaman tersebut terjadi bertepatan dengan momen hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. Berdasarkan keterangan Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, pesan ancaman dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp kepada guru serta petugas tata usaha sekolah sekitar pukul 07.30 WIB. Pada saat pesan tersebut masuk, para siswa dan staf pengajar sedang melaksanakan upacara bendera.

Pihak sekolah baru menyadari adanya pesan ancaman tersebut setelah upacara selesai. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran kepolisian dari Polsek Jagakarsa, pihak kecamatan, dan kelurahan segera merespons cepat untuk melakukan pengamanan di lokasi kejadian guna memastikan keselamatan para siswa.

Hasil Penyelidikan dan Motif Pelaku

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menyatakan bahwa saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Terkait motif, MY mengaku bahwa tindakannya mengirim pesan ancaman tersebut hanya didasari oleh rasa iseng semata.

Meskipun pelaku telah memberikan keterangan awal, pihak kepolisian tidak ingin gegabah. Saat ini, tim penyidik masih terus mendalami kasus ini dengan melakukan koordinasi intensif bersama Densus 88 Antiteror. Pendalaman ini mencakup latar belakang pelaku serta motif mendalam di balik aksinya yang menyebabkan keresahan di lingkungan pendidikan tersebut.

Kondisi Keamanan Sekolah

Segera setelah laporan diterima, tim Gegana dari Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan sterilisasi area sekolah. Hasil pemeriksaan fisik di lapangan menunjukkan bahwa tidak ditemukan benda mencurigakan atau bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Status keamanan di lokasi dinyatakan nihil dari ancaman bom, namun penyisiran menyeluruh tetap dilakukan sebagai prosedur standar keamanan.

Baca Juga:  Mobil Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau Ditemukan di Hotel

Kejadian ini sempat memicu perhatian publik, termasuk dari pihak pemerintah yang meminta agar kasus teror di lingkungan sekolah ini diproses secara serius sesuai hukum yang berlaku. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus memeriksa pelaku untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain atau motif tersembunyi lainnya di balik aksi teror tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *