Prabowo Respons Permintaan Pramono Terkait Dana Danantara untuk LRT Jakarta

  • Bagikan
Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di dalam gerbong LRT Jakarta
Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di dalam gerbong LRT Jakarta

Rakyatinside.com — Presiden Prabowo Subianto melakukan uji coba langsung terhadap rute baru LRT Jakarta yang membentang dari Stasiun Kelapa Gading hingga Stasiun Manggarai. Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk meninjau kesiapan infrastruktur transportasi massal tersebut sebelum diresmikan.

Perjalanan yang dimulai sekitar pukul 13.10 WIB ini menjadi momen penting bagi perkembangan transportasi publik di ibu kota. Sembari menikmati fasilitas gerbong kereta bersama para siswa sekolah, Presiden Prabowo memanfaatkan waktu perjalanan untuk berdiskusi mengenai kelanjutan proyek strategis ini dengan jajaran pemerintah daerah.

Permintaan Pendanaan Pramono Anung kepada Danantara

Di tengah perjalanan di dalam gerbong LRT, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat menyampaikan usulan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto. Pramono meminta dukungan pemerintah pusat melalui badan investasi Danantara untuk membantu mendanai proyek perpanjangan jalur LRT Jakarta ke tahap berikutnya.

Menurut Pramono, bantuan dari Danantara sangat dibutuhkan agar beban pembiayaan tidak sepenuhnya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta secara mandiri. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat realisasi perpanjangan rute LRT dari Stasiun Manggarai menuju Dukuh Atas yang ditargetkan selesai pada tahun 2029 mendatang.

Mendengar permintaan tersebut, Presiden Prabowo memberikan respons yang cukup menarik. Sambil tertawa, Prabowo menimpali bahwa DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang memiliki kapasitas finansial sangat kuat. Tanggapan bernada kelakar tersebut mencerminkan pandangan bahwa Jakarta sebenarnya memiliki kemandirian fiskal yang cukup tinggi untuk mengelola proyek infrastruktur dalam kota.

Spesifikasi Proyek dan Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Proyek perpanjangan jalur LRT Jakarta ini merupakan peningkatan signifikan dari rute sebelumnya yang hanya menghubungkan Kelapa Gading di Jakarta Utara dengan Velodrome di Jakarta Timur. Kini, dengan selesainya fase baru, jalur kereta layang tersebut telah tersambung penuh hingga ke Stasiun Manggarai di Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Airlangga Tanggapi Isu Burhanuddin Abdullah Masuk Bursa Calon Gubernur Bank Indonesia

Secara keseluruhan, proyek infrastruktur transportasi massal ini memiliki total panjang lintasan mencapai 12,2 kilometer. Nilai investasi yang dialokasikan untuk pembangunan jalur ini menyentuh angka Rp 12,1 triliun. Dengan beroperasinya rute baru ini, waktu tempuh perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai kini dapat dipangkas menjadi hanya sekitar 28 menit saja.

Daftar 11 Stasiun LRT Jakarta yang Siap Beroperasi

LRT Jakarta rute Kelapa Gading hingga Manggarai ini akan melintasi dan melayani penumpang di 11 stasiun strategis. Berikut adalah daftar lengkap stasiun yang dilalui oleh layanan transportasi publik tersebut:

  • Stasiun Kelapa Gading
  • Stasiun Boulevard Utara
  • Stasiun Boulevard Selatan
  • Stasiun Pulomas
  • Stasiun Equestrian
  • Stasiun Velodrome
  • Stasiun Rawamangun
  • Stasiun Pramuka
  • Stasiun Matraman
  • Stasiun Proklamasi
  • Stasiun Manggarai

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat mengurai kemacetan lalu lintas di sepanjang koridor Jakarta Utara, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan. Terintegrasinya stasiun akhir di Manggarai juga memudahkan mobilitas masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain seperti KRL Commuter Line.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *